lear unlearn relearn


keren ini

Hasfa Press

Dalam sepanjang kehidupan kita harus terus belajar dengan cara Learn, Unlearn dan Relearn.
Kata “learn” lebih tepat digunakan dalam proses pembelajaran anak-anak. Proses mendapatkan, memperoleh, mengumpulkan informasi, pengetahuan dan keterampilan, ilmu pengetahuan serta berbagai nilai hidup yang baru. Lewat proses pembelajaran ini anak-anak membentuk pola pikirnya, mengasah keterampilannya, menemukan dan menumbuhkan nilai-nilai serta sikap hidup dalam dirinya. Setelah proses pembelajaran ini berlangsung dalam periode tertentu, maka ia menjadi manusia dewasa. Artinya, ia telah relatif cukup memiliki informasi, pengetahuan, keterampilan, ilmu pengetahuan dan nilai-nilai yang bisa ia pergunakan untuk hidup berdikari, mandiri dalam relasi dengan masyarakatnya.

Apakah ORANG DEWASA masih perlu belajar? Tentu saja. Namun, pembelajaran oran dewasa tidak lagi sekadar “learn”. Orang dewasa harus belajar dengan Unlearn dan Relearn.

Belajar dalam arti “Unlearn” artinya adalah meninggalkan, melepaskan, mencopot, atau membuang pelajaran-pelajaran yang ternyata tidak benar, tidak baik, tidak berguna, tidak mendatangkan manfaat, kurang komplit, kadaluarsan dan ketinggalan zama. “Unlearn” juga…

View original post 109 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s