ISLAM AGAMA YANG PERTENGAHAN


Q.S 2: 143

143. dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan[95] agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa Amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.

[95] Umat Islam dijadikan umat yang adil dan pilihan, karena mereka akan menjadi saksi atas perbuatan orang yang menyimpang dari kebenaran baik di dunia maupun di akhirat.

Ada dua kecenderungan yang ekstrim dalam menjalani hidup dan  Islam adalah pertengahan diantara keduanya. Dua kecederungan itu ialah:

  1. Ajaran yang yang mengutamakan ruh dan menganggap jasad adalah penghalang untuk mendapat kesempurnaan rohaniyat sehingga jasad perlu “disiksa”. Misalnya tidak boleh menikah bagi pendeta Katolik dan tidur di atas paku dan berjalan di atas api untuk mokswa ke nirwana bagi  orang Hindu.
  2. Ajaran yang mengutamakan jasad secara berlebihan dan tidak memperdulikan moral dan etika. Inilah ajaran  orang Yahudi dan orang musyrik.

Q.S 2:96

96. dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, Padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.

Orang  Yahudi merasas super. Mereka merasa sorga sudah dipastikan untuk mereka. Q.S 2:94-96

Katakanlah: “Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhiraturga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, Maka inginilah[75] kematian(mu), jika kamu memang benar.

95. dan sekali-kali mereka tidak akan mengingini kematian itu selama-lamanya, karena kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat oleh tangan mereka (sendiri), dan Allah Maha mengetahui siapa orang-orang yang aniaya.

96. dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, Padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.

[75] Maksudnya: mintalah agar kamu dimatikan sekarang juga.

Q.S  5. Al Maidah 18. Mereka merasa sebagai anak-anak Allah dan kekasihNYA

9. Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli[1475]. yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

10. apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.

11. dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah: “Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan”, dan Allah Sebaik-baik pemberi rezki.

[1475] Maksudnya: apabila imam telah naik mimbar dan muazzin telah azan di hari Jum’at, Maka kaum muslimin wajib bersegera memenuhi panggilan muazzin itu dan meninggalakan semua pekerjaannya.

(2)  Kisah sahabat Abdullah putra sahabat Amr bin Ash Ra ketika Abdullah bin Amr bin Ash R.huma menjadi pengantin baru selama 3 hari sibuk beribadah sehingga sampai kepada Nabi Muhammad SAW sehingga Beliau mengingatkan bahwa pada jiwa ada hak, pada Rabb ada hak, pada jasad ada hak dan pada istri juga ada hak.

(3)  Zainab .R.a sering memaksa diri sholat malam dalam keadaan mengantuk sehingga bergantung  pada tali sehingga Rasulullah mengingatkan bahwa beramal itu  yang “pertengahan” atau “sakmadio” dan Allah tidak akan bosan sampai kamu bosan beramal.

(4)  Nabi   Muhammad SAW bersabda “La rohbaniyyata fil Islam” (tidak ada kerahiban dalam Islam”.

CATATAN PENTING:

Keterangan  diatas adalah kondisi normal/umum tetapi dalam kondisi emergency/Darurat  jika ada dua tawaran yang sama dalam satu waktu antara kehendak jasad dan ruh maka kehendak ruh-lah yang harus diikuti.

Q.S 9 At taubah 38

38. Hai orang-orang yang beriman, Apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: “Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah” kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit.

Jika dunia lebih dipentingkan daripada kepentingan Akherat maka yang terjadi akan terkena Q.S 9 At taubah 24

24. Katakanlah: “Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA”. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s