Letak Geografis KalSel


Info Kalimantan

Propinsi Kalimantan Selatan dengan ibukotanya Banjarmasin terletak di sebelah selatan pulau Kalimantan dengan batas-batas: sebelah barat dengan propinsi Kalimantan Tengah, sebelah timur dengan Selat Makasar, sebelah selatan dengan Laut Jawa dan di sebelah utara dengan propinsi Kalimantan Timur.

View original post 238 more words

Untranslatable writings


lucarna

After trying to post something soft and innocent, all of a sudden my fingers sort of started writing alone. Not joking: the words of Shakespeare’s language just came to me and started flowing like water. Have you ever thought that this story started long ago, busy with travelling, interpreting, contacting? Later, translation played an important part in it. When you work as a professional translator and intercultural communicator, all the time you are acquiring knowledge from several sources. Different cultures have a deep influence in your way of thinking, of behaving, even in your dreams.

Have you ever dreamt in another language? I have! Means that other languages pop in my head and do things I wouldn’t do if I only knew my mother tongue. Because you cannot translate all the words the same way out, some expressions suffer from untranslatability. Well… all those untranslatable feelings are there, doing things…

View original post 60 more words

HIKMAH HALAL BI HALAL


HIKMAH HALAL BI HALAL

  • Istilah HALAL BI HALAL sebenarnya tidak ada dalam bahasa Arab atau pembahasan fikih Islam. Tradisi ini awalnya merupakan seruan dakwah sunan Kalijaga untuk megenalkan amalan silaturahmi setelah ibadah puasa pada bulan ke-9/bulan ramadhan.
  • Perkembangan selanjutnya Raja Mangkunegoro I a.K.a Pangeran SAMBER NYAWA/Raden Mas Said) memanggil para pengawal/senopati/pembantunya pasca sholat idul fitri. Karena diundang raja maka para tamu memakai pakaian yang serba bagus dan pada akhir acara ada acara bersalam-salaman. Secara kenegaraan pada tahun 1963  HALAL BI HALAL digunakan oleh Presiden Ir.Soekarno untuk bersilaturahmi dengan para sahabatnya.
  • Dengan demikian HALAL BI HALAL ini merupakan local wisdom atau kearifan local yang bersifat nasional. Kenapa tidak internasional karena tidak didapati di komunitas muslim di arab atau tempat-tempat lain. alaupun ngga ada dallil yang jelas ada ulama yang mengatakan ini adalah adat istiadat yang baik karena masih sejalan dengan nilai-nilai Islam. Q.S 3 Ali Imron ayat 133-135.
  • ali imron 133 sampai 135
  1. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,
  2. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. 135. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri[229], mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka Mengetahui.
  • Perlu bpk/ibu ketahui ada empat gambaran keadaan manusia ciptaan Alloh, yaitu :
  • UNTUNG di dunia >< RUGI di akhirat (kehidupannya berlimpah,hartanya banyak,isterinya banyak. Tapi tidak kenal ibadah sama sekali) = RUGI
  • RUGI di dunia >< UNTUNG di akhirat (hidupnya serba kekurangan tapi ibadahnya mantab) = UNTUNG
  • RUGI di dunia >< RUGI di akhirat (sdh didunianya melarat di akhirat juga mlarat) = RUGI.wis miskin ora sholat????
  • UNTUNG di dunia >< UNTUNG di akherat (dunianya Oke, Ibadahnya juga oke)= Ini org2 yg Ideal dan sanga-sangat beruntung. Ibnu zubair R.a punya 100 pekerja.imam abu hanifah mendengar kabar kapalnya hilang mengatakan Alhamdulillah.

Kultum : Halal Bi Halal


yudit poshboy

Sebenarnyalah istilah Halalbihalal tidak dikenal oleh kalangan bangsa Arab, tidak pula ada pada zaman Nabi saw. dan para sahabat. Karenanya, kamus bahasa Arab juga tak mengenal istilah itu. Justru ‘halalbihalal’ masuk dan diserap Bahasa Indonesia dan diartikan sebagai “hal maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan, biasanya diadakan di sebuah tempat (auditorium, aula, dsb) oleh sekelompok orang dan merupakan suatu kebiasaan khas Indonesia.”

Paraulama kita terdahulu mendasarkan kegiatan halal bihalal tersebut pada sebuah hadits shahih dari Imam Bukhari seperti di bawah ini:

View original post 257 more words

REGISTER Journal-IAIN Salatiga


REGISTER Journal-IAIN Salatiga  has the perspectives of languages and language
teachings. This journal aims at presenting and discussing some
outstanding issues dealing with language and language teachings.
EBOOKS - ENGLISH Study Materials
CLICK HERE to read and download all precicious linguistics and English teaching materials in a form of journal articles.