Arsip untuk My Feeling and emotion

Interestingness!

the beauty of Allah\'s creation

the beauty of Allah's creation


Besides being a five syllable word suitable for tongue twisters, it is also an amazing new Flickr Feature.

There are lots of elements that make something ‘interesting’ (or not) on Flickr. Where the clickthroughs are coming from; who comments on it and when; who marks it as a favorite; its tags and many more things which are constantly changing. Interestingness changes over time, as more and more fantastic content and stories are added to Flickr.
http://flickr.com/explore/interesting/

Tiada komentar »

Andai punya anak laki-laki lucu seperti ini…

Andai punya anak laki-laki lucu seperti ini…

cah-lucu

cah-lucu


bagaimana perasaan anda?

Tiada komentar »

ISLAMIC HOME-SCHOOLING

Islamic Home-Schooling (Selanjutnya akan disingkat IHS) adalah Home-Schooling yang diselenggarakan bertitik tolak dari pertimbangan syar’i, yakni kewajiban orangtua untuk mengasuh dan mendidik anak, serta dijalankan dengan mengikuti tuntunan AlQuran dan AsSunnah sebagaimana dipahami dan diamalkan para pendahulu ummat ini yang shalih (AsSalafush Sholih).

Tujuannya adalah :

1. Terciptanya keluarga sakinah; yang di dalamnya semua hak dan kewajiban tertunaikan dengan sebaik-baiknya

2. Terbentuknya generasi penerus yang bertauhid, berpegang kepada sunnah, berakhlaq mulia, berbadan sehat, multi-cerdas, kreatif dan mandiri serta memiliki semangat untuk membela Islam dan kaum muslimin

SUBYEK IHS

IHS PERMATA HATI dimaksudkan bagi anak usia 0 - 13 tahun secara umum. Atau sampai anak berusia 16 tahun bagi orangtua yang memiliki kemampuan mengajarkan gramatika Bahasa Arab (kitab gundul) dan ilmu-ilmu syar’i tingkat menengah. Adapun setelah anak memasuki usia baligh maka anak harus diarahkan untuk melakukan rihlah ilmiyyah guna menimba ilmu dari para ulama, jika hal itu memungkinkan (dan memang harus diupayakan).

MENGAPA “ISLAMIC HOME-SCHOOLING” ?

Menyelenggarakan IHS membutuhkan motivasi yang luar biasa besar dari pihak orangtua. Motivasi akan muncul ketika seseorang dengan sadar dan yakin memahami alasan mengapa dia melakukan sesuatu. Maka kita dituntut untuk memiliki prinsip.

Ada beberapa pertimbangan yang dapat dijadikan prinsip dalam menyelenggarakan IHS :

1. Pertimbangan syar’i. Dalam syari’at, kewajiban mendidik anak adalah tanggung jawab orangtua.

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At Tahrim : 6)

“Setiap anak yang dilahirkan berada di atas fithroh (Islam), maka kedua orangtuanyalah yang menjadikan dia yahudi atau nasrani atau majusi.” (HSR. Malik, Ahmad, AlBukhori, Muslim, Abu Daud, AtTirmidzi)

2. Pertimbangan fakta sejarah. Banyak kisah dalam AlQuran yang menggambarkan peran orangtua dalam mengasuh dan mendidik anak-anak mereka. (Baca : Qs. Maryam 54-55, QS. Luqman : 13) Interaksi Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam dengan cucu beliau, Hasan dan Husain, atau dengan sepupu beliau, Ibnu Abbas, atau dengan putera asuhnya yang berkhidmat kepada beliau, Anas bin Malik juga dapat kita jadikan referensi. Dari kalangan ulama Islam, tercatat misalnya Ibnul jauzi yang menulis kitab khusus untuk puteranya yang berisi petunjuk menuntut ilmu secara lengkap, Laftatul kabid fi nashihatil walad (Kitab ini patut menjadi rujukan dalam IHS).

3. Pertimbangan naturalitas. Perhatikanlah, anak ayam belajar tentang hidup kepada induknya. Anak kucing belajar tentang hidup kepada induknya. Bayi ikan paus belajar tentang hidup berpuluh tahun pada induknya. Tapi lihatlah si ujang dan si nyai. Kepada siapa mereka belajar tentang hidup ? Ah kasihan sekali, mereka belajar tentang hidup kepada orang lain yang tidak benar-benar mengenalnya !

4. Pertimbangan orisinalitas dan individualitas anak. Orisinalitas (keaslian) seorang anak adalah : fithroh, keingintahuan dan kreatifitasnya. Sedangkan individualitas (ke-diri-an), meliputi qolb dan jasad (contoh yang jelas : sidik jari, suara dan DNA). Orisinalitas dan individualitas menyebabkan tiap anak unik dalam segala hal, termasuk cara belajar mereka. Agar mereka dapat menemukan cara belajar mereka yang unik, anak wajib mendapatkan kebebasan. [4]

DARI MANA KITA MEMULAI ?
Klik yang ini ya: Islamic homeschooling ,how to begin

Tiada komentar »

Meja dan kursi belajar di atas pohon buat Dira

Ada rencana dan sudah terlakasana bikin rumah pohon eh meja dan kursi belajar yang sederhana di atas pohon buat si cantik dira syifa. Lha mana gambarnya? sengaja emang tidak kutampilkan disini soale belum dipotret dan masih terlalu amat sangat sederhana.bahanya dari bambu,papan dan kayu-kayu bekas. Ini bukan rumah pohon in essential cuman sekedar tempat duduk dan leyeh2 di atas pohon untuk mbaca2 buku dan makan cemilan. rasanya inspirasi lebih bening jika membaca dan menulis di atas pohon ditiup angin sepoi-sepoi sore hari sambil makan snack dan teh anget di atas pohon yang rimbun.
Btw,kalo bentuk Tree-house ato rumah pohon punya orang barat seperti yang di bawah ini yo jelas terlalu bagus…
rumahpohon

Siapa mau bikin rumah pohon? Asyik lho…

Tiada komentar »

Dira Syifa mau Masuk MI

Bersyukur dengan sangat kepada Allah SWT akhirnya my little girl Dira Syifabisa lulus dari TK. Sekarang udah mau masuk ke Madrasah Ibtidaiyyah, padahal baru berumur 5 tahun. Sebetulnya saya ingin dia di-HomeSchooling-kan karena kata bu guru Mi seharusnya Dira menunggu dulu umurnya 6 atau 7 tahun baru bisa masuk MI.
Tentang rencana Homeschooling itu udah tak omongken ke dira dan umminya. Umminya siap mendidik dira selama satu tahun biar umurnya jadi 6 baru masuk MI tapi sayang diranya ngga mau. Ya udah deh. ngga boleh maksain pendapat ke anak. nanti dikira orangtua durhaka.
Btw, poto diatas itu kayak ngga ceria begitu ya? begitulah potret Uniformity di negeri ini. semua serba seragam. ngga ada ceritanya foto di rapot dalam keadaan tersenyum seperti foto dira yang ada dibawah ini
dira bangetzzz
takutnya para lulusan sekolah di negeri ini hanya menjadi bagian dari mesin industri seperti apa yang dikemukakan oleh Alvin Toffler dalam bukunya “the 3rd wave ” .Semoga ngga begitu. maunya saya dan umminya dira selalu care dengan pendidikan dia biar sesibuk apapun kami. semoga dia jadi anak yang solehah yang selalu mendoakan orangtuanya. Amieen.

Tiada komentar »

Demo Tolak Kenaikkan BBM Rusuh, Mobil Dibakar

Rabu 25 Juni 2008, Jam: 9:12:00
JAKARTA (Pos Kota) – Ngeri rasanya saya menyaksikan siaran di televisi mengenai Jakarta yang sedang membara. Jadi inget kisah Mei 98 dulu ketika saya masih kuliah di S1 di Solo. Mau tau cerita yang sekarang? Baca ajah artikel yang ini ya :
Aksi demo yang menuntut kenaikan harga BBM dan pengusutan kasus kematian mahasiswa Unas, Maftuh Fauzi, berakhir rusuh. Ratusan pendemo membakar mobil Avanza B 1019 PQ yang melintas di depan kampus Universitas Atma Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (24/6) petang.

Peristiwa yang terjadi pukul 18.10 dipicu tindakan polisi yang menabrak seorang mahasiswa yang sedang berunjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta Pusat. Arfianto, 23, mahasiswa IAIN Jambi menderita luka di mata dan kepala akibat terhempas 3 meter. Polisi yang mengendarai mobil patko Kia Carens bernomor 3034 langsung melarikan diri usai menabrak Arfi. Kejadian ini membuat amarah mahasiswa kian tak terkendali.

Dari depan gedung DPR, aksi turun ke jalan ini berlanjut ke kawasan jembatan Semanggi, tepatnya di depan Kampus Atma Jaya. Suasana makin panas. Aksi pembakaran mobil Avanza berplat merah milik Pemda DKI itu membuat kemacetan panjang di Jalan M.Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman dan lainnya. Sebelumnya, kemacetan juga terjadi di jalan tol dalam kota dari arah Pluit menuju Cawang. Para mahasiswa memblokir tol tepat di depan gedung DPR.

Petugas terpaksa bekerja keras untuk mengurai arus lalulintas dengan mengalihkan arus kendaraan. Pengendara yang menuju Blok M dari arah Monas terpaksa dialihkan ke Jalan Dukuh Atas, Jalan Imam Bonjol maupun Tanah Abang.

“Kemacetan sangat parah tak hanya angkutan pribadi saja tapi seluruh angkutan umum termasuk busway di jalur khusus tujuan Blok M sama sekali tak bisa melintas di depan Universitas Atma Jaya,” kata Irwan, warga Gunawan, Cilandak, Selasa (24/6).

Menurut dia, kemacetan awalnya terjadi karena aksi demo. Namun semakin dan membuat panik warga maupun pengguna jalan saat terjadi pembakaran mobil avanza berplat merah B 1019 PQ. Mobil tersebut terjebak macet. Pendemo langsung mendekati mobil dan menyuruh turun sopir. Setelah itu, mobil langsung dibakar.

Tidak puas sampai di situ, para pengunjuk rasa juga menghentikan mobil Kijang Inova. Mereka hendak membakar kembali mobil tersebut. Namun karena bukan plat merah, akhirnya massa membebaskan mobil itu. Sebelum disuruh pergi, sopir Kijang Inova itu sempat dihadiahi bogem mentah.

Tindakan itu membuat pengendara bertambah takut karena khawatir menjadi korban. Mereka pun terpaksa berhenti di tengah jalan. Puluhan busway jalur Kota-Blok M yang melintas Jenderal Sudirman juga ikut berhenti. Akibatnya para penumpang turun dan memilih naik ojek.

Di lain pihak, pengelola Plaza Semanggi menutup usaha mereka. Akibatnya, ratusan pengunjung menjadi panik dan meninggalkan pusat perbelanjaan tersebut. Pihak pengelola khawatir tempatnya dijarah.

Beruntung, keadaan berangsur pulih setelah sekitar 300 pasukan dari Brimob dan Dalmas Polda Metro Jaya dipimpin Direktur Kriminal Umum Kombes Carlo Tewu datang ke lokasi. Dua buah mobil water canon langsung memadamkan api.

Petugas kemudian menyisir lokasi dan berhasil mengamankan 12 pria, satu di antaranya dituduh sebagai provokatar. Tiga di antaranya mengaku sebagai wartawan harian Rambu Kota dan Mahkamah. Namun petugas tetap membawa mereka ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

Tiada komentar »

THE PERFECT NAMES AND ATTRIBUTES OF ALLAH

allah

“He is Allah, the Creator, the Originator, The Fashioner, to Him belong the most beautiful names: whatever is in the heavens and on earth, do declare His praises and glory. And He is the Exalted in Might, The Wise. (Quran 59:24)

“The most beautiful names belong to God: so call on Him by them;…” (7:180)

It is not possible to perfectly translate the names and attributes of Allah from their original Arabic into English. However, here are some fairly close explanations.

^= letter ain of arabic ‘= letter hamza of arabic

  • Allah
    • Allah, He who has the Godhood which is the power to create the entities.
  • Ar-Rahmaan
    • The Compassionate, The Beneficient, The One who has plenty of mercy for the believers and the blasphemers in this world and especially for the believers in the hereafter.
  • Ar-Raheem
    • The Merciful, The One who has plenty of mercy for the believers.
  • Al-Malik
    • The King, The Sovereign Lord, The One with the complete Dominion, the One Whose Dominion is clear from imperfection.
  • Al-Quddoos
    • The Holy, The One who is pure from any imperfection and clear from children and adversaries.
  • As-Salaam
    • The Source of Peace, The One who is free from every imperfection.
  • Al-Mu’min
    • Guardian of Faith, The One who witnessed for Himself that no one is God but Him. And He witnessed for His believers that they are truthful in their belief that no one is God but Him.
  • Al-Muhaimin
    • The Protector, The One who witnesses the saying and deeds of His creatures.
  • Al-^Azeez
    • The Mighty, The Strong, The Defeater who is not defeated.
  • Al-Jabbaar
    • The Compeller, The One that nothing happens in His Dominion except that which He willed.
  • Al-Mutakabbir
    • The Majestic, The One who is clear from the attributes of the creatures and from resembling them.
  • Al-Khaaliq
    • The Creator, The One who brings everything from non-existence to existence.
  • Al-Bari’
    • The Evolver, The Maker, The Creator who has the Power to turn the entities.
  • Al-Musawwir
    • The Fashioner, The One who forms His creatures in different pictures.
  • Al-Ghaffaar
    • The Great Forgiver, The Forgiver, The One who forgives the sins of His slaves time and time again.
  • Al-Qahhaar
    • The Subduer, The Dominant, The One who has the perfect Power and is not unable over anything.
  • Al-Wahhaab
    • The Bestower, The One who is Generous in giving plenty without any return. He is everything that benefits whether Halal or Haram.
  • Al-Razzaaq
    • The Sustainer, The Provider.
  • Al-Fattaah
    • The Opener, The Reliever, The Judge, The One who opens for His slaves the closed worldy and religious matters.
  • Al-^Aleem
    • The All-knowing, The Knowledgeable; The One nothing is absent from His knowledge.
  • Al-Qaabid

  • More about 99 beutiful names of Allah : Click here nggih…

    Tiada komentar »

    Buta dan Tuli tapi tetap percaya diri dan berprestasi!

    Helen Adams Keller (27 Juni 1880 - 1 Juni 1968 8) adalah pemenang dari Honorary University Degrees Women’s Hall of Fame, The Presidential Medal of Freedom, The Lions Humanitarian Award, bahkan kisah hidupnya meraih 2 piala Oscar. Ia menulis artikel serta buku-buku terkenal, diantaranya The World I Live In dan The Story of My Life (diketik dengan huruf biasa dan Braille), yang menjadi literatur klasik di Amerika dan diterjemahkan ke dalam 50 bahasa. Ia berkeliling ke 39 negara untuk berbicara dengan para presiden, mengumpulkan dana untuk orang-orang buta dan tuli. Ia mendirikan American Foundation for the Blind dan American Foundation for the Overseas Blind.

    Biografi singkatnya….
    Ia lahir normal di Tuscumbia, Alabama pada 1880. Pada usia 19 bulan, ia diserang penyakit misterius yang menyebabkannya buta dan tuli. Ia jadi liar dan tidak dapat diajar pada usia 7 tahun, sehingga orang tuanya bertemu Johanna (Anne) Mansfeld Sullivan Macy untuk menjadi guru pribadi dan mentor. Annie memegang tangan Helen di bawah air dan dengan bahasa isyarat, ia mengucapkan “A-I-R” pada tangan yang lain. Saat Helen memegang tanah, Annie mengucapkan “T-A-N-A-H” dan ini dilakukan sebanyak 30 kata per hari. Helen diajar untuk membaca lewat huruf braille sampai mengerti apa maksudnya. Helen menulis, “Saya ingat hari yang terpenting di dalam seluruh hidup saya adalah saat guru saya, Anne Mansfield Sullivan, datang pada saya.” Dengan tekun, Annie mengajar Helen untuk berbicara lewat gerakan mulut, sehingga Helen berkata, “Hal terbaik dan terindah yang tidak dilihat atau disentuh oleh dunia adalah hal yang dirasakan di dalam hati.” Ia belajar bahasa Perancis, Jerman, Yunani dan Latin lewat braille. Pada usia 20 tahun, ia kuliah di Radcliffe College (cabang Universitas Harvard), khusus wanita. Annie menemani untuk spell textbooks, huruf demi huruf, yang diletakkan ke tangan Helen. Hanya 4 tahun, Helen lulus dengan predikat magna cum laude.
    Sumberipun niki: http://en.wikipedia.org/wiki/Helen_Keller

    Tiada komentar »

    Cobalah obyektif memandang FPI

    fpi

    Cobalah obyektif memandang sesuatu baru kita kita ini bisa disebut orang yang adil dan adil adalah bagian dari sifat taqwa.
    menurut saya orang FPI itu jadi sering anarkis karena besarnya ghiroh atau semangat islam yang ngga rela melihat islam dihina atau liat maksiat yang merajalela sekarang ini.
    cuman masalahnya perlu sosialisasi penanaman iman dan yaqin kepada Allah SWT dulu pada masyarakat baru ada teguran keras bagi siapa yang melanggar syari’at. tanpa adanya pendidikan dan penanaman sifat imaniyah dan yaqin yang kuat dan bener2 masuk ke dalam hati sehingga wujud jadi akhlaq mulia dalam kehidupan sehari-hari rasanya berat untuk mewujudkan semua cita-cita mulia itu. ibarat menanam benih bagus di padang pasir gersang dan tandus…
    Diskusi yang lebih panas tentang FPI ada : di sini,lho mas,mbak…

    Komentar (1) »

    Mau liat Gajah beneran sedang berolahraga?

    Mau liat Gajah beneran sedang berolahraga?
    ini dia gambarnya:
    gajah olahraga

    Tiada komentar »