JAKARTA – Masyarakat sebaiknya jangan terlalu berlebihan mencurigai suatu kelompok atau organisasi keagamaan tertentu, sehingga tudingan “teroris” mudah dilekatkan dengan kelompok tersebut.
Hal ini terkait pemeriksaan yang dilakukan beberapa anggota Jamaah Tabligh di Banyumas, Kudus, Probolinggo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Pengamat dunia Islam, Herry Nurdi, menyatakan dirinya tidak percaya jika Jamaah Tabligh terkait dengan aktivitas terorisme.
“Tidak mungkin. Mereka itu adalah gerakan murni dakwah yang mengajak orang Islam untuk taat beribadah, seperti salat, dan lainnya,” kata Herry saat dihubungi okezone, Selasa (18/8/2009).
Dalam menjalankan aktivitasnya, Jamaah Tabligh, tidak masuk ke dalam wilayah politik.
Herry menambahkan, mereka ditangkap atas laporan warga, seperti yang terjadi pada tujuh anggota Jamaah Tabligh asal Filipina yang diperiksa di Polda Jateng, pekan lalu. Mereka sudah dibebaskan karena tidak terbukti berhubungan dengan teroris.
Dia menjelaskan, Jamaah Tabligh kerap melakukan aktivitas dakwah ke suatu lokasi yang biasa disebut “Khuruj”. Anggota jamah tinggal di satu masjid kemudian berdakwah ke masyarakat, mengajak mereka untuk melakukan ibadah, seperti salat berjamaah di masjid. Jamaah Tabligh sama sekali tidak masuk ke dalam wilayah politik.
Menurutnya, sudah muncul ketakutan yang berlebihan di kalangan masyarakat. “Kasus terorisme belakangan ini cenderung merembet pada Islamphobia,” imbuhnya.(ton)
taken from: Okezone I lop you pull.com
Buat anda yang ingin berkonsultasi tentang grammar,vocab, translation
pokoknya apa aja yang anda bingungkan
InsyaAllah saya akan coba membantu sebisanya.
kalo ga bisa ya tanya sama yang lebih ahli.
For more info klik yang ini :






jamal yonada berkata,
19 Agustus 2009 @ 9:46 am
Insya Allah Bapak Kapolda Jateng dianjurkan ikut khuruj selama 3 hari, 40 hari atau 4 bulan sebagaimana yg telah dilakukan oleh Bapak Kapolda Jawa Timur, Bpk. Anton Bachrul Alam, biar paham kerjanya ummat nabi..Insya Allah Pak..
didik berkata,
19 Agustus 2009 @ 10:29 pm
asslm. pakjamal ngak tau ya kalau pak kapolda jateng nasrani, jd beliau ngak tau kerja dakwah macam apa, smg beliau diberi hidayah dan mau dakwahkan agama yg haq disis alloh swt ke seluruh alam, kita doakan sama2.amin
Super Admin berkata,
20 Agustus 2009 @ 4:24 am
iya memang kapolda jateng orang nasrani..
gigi berkata,
21 Agustus 2009 @ 3:22 am
sepakat… ngajak orang untuk ngaji aja uda susah,, sekarang ditambah gosip2 teroris makin usah deh….
idris berkata,
23 Agustus 2009 @ 10:44 am
mudah-mudahan ujian ini mampu dilalui umat nabi, ini adalah saringan bagi orang-orang yg istiqamah, kita jangan mudah terprovokasi, siapa yg istiqamah dan yakin dengan usaha nubuwah, Allah yang jaga. jalan terus usaha ini…Allah yang jaga ..semoga usaha kita yang masih belajar ini diridhoi Allah…
orang islam yang berzikir adalah orang yang hidup, sedangkan yg tidak maka tidak hidup , maka jangan takut dengan orang tak hidup, takutlah pada Allah..
inilah iklan gratis yang diberikan Allah bagi usaha ini, biar semua umat islam terlibat dalam perbaikan diri…bergerak..mersakan nikmatnya usaha nubuwah ini
Wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh
Haitan Rachman berkata,
28 Agustus 2009 @ 10:41 pm
Dear All yang dimuliakan Allah swt,
Kita bersyukur berkenalan dengan usaha da’wah ini, usahanya para Nabi sampai ke Nabi kita yang mulia, Nabi Muhammad SAW, dan kita sekarang belajar kerja kenabian ini.
Kita tidak sekuat para Shahabat RA yang dibina oleh Rasulullah SAW, tetapi kita berkeinginan mendapatkan sifat-sifat para Shahabat RA. Para Ulama yang telah lama membangkitkan kerja da’wah sangat memahami bahwa kejayaan itu apa yang sama seperti para Shahabat RA, tetapi juga kemampuan ataupun kekuatannya tidaklah sama dengan para Shahabat RA.
Nabi kita berpesan jika seandainya kita menjalankan 10% saja sudah mendapatkan kejayaan, sedangkan para Shahabat RA meninggalkan 10% saja mengalami kehancuran. Hadits ini telah kita kenal lama-lama, dan banyak orang bertanya kepada kita. Ternyata hadits ini kuat, dan bahkan sudah dijelaskan oleh Ulama yang berkecimpung dalam ilmu hadist.
Apa maknanya dari pengertian ucapan atau nasehat Nabi itu? Artinya bahwa pertolongan Allah swt itu akan lebih dekat kepada kita kaum muslimin di jaman sekarang ini dibandingkan dengan para Shahabat RA. Oleh karena itu tidak heran banyak sekali pertolongan bagi ummat ini, padahal pengorbanan tidak sebesar para Shahabat RA.
Ada satu kejadian yang mungkin dalam benak kita bahwa itu tidak baik. Tetapi belum tentu di sisi Allah swt. Di Amerika terdapat hal yang tidak memuaskan pemeirntahan di sana, karena banyaknya pertumbuhan ummat Islam di penjara, karena kalau sudah 50 orang muslim yang terbiasa sholat maka gereja sendiri boleh diganti menjadi masjid. Jelas ini tidak diinginkan oleh kalangan mereka, maka dibuatlah satu strategi untuk memlemah, maka orang-orang Islam yang baru ini dipisahkan satu sama lain ke penjara-penjara di seluruh amerika.
Apa yang terjadi? Da’wah merupakan kerja seorang muslim, maka yang terjadi bukannya melemah tetapi da’wah Islam bertambah tersebar di lingkungan penjara-penjara di Amerika. Sehingga pertumbuhan Ummat Islam menjadi lebih cepat dan nampak.
Hidayah itu ditangan Allah swt, tetapi kita perlu kerja dengan tertib-tertib dalam da’wahh. Tertib bumi akan mendatangkan tertib langit. Bukan sebaliknya, oleh karena itu Nabi kita berpesan tetaplah menjalankan amar ma’ruf nahi mungkar, jika tidak maka do’a-do’a tidak dikabulkan, keberkahan wahyu dicabut, didatangkan raja yang dholim, dimana meminta pertolongan kepada Allah swt tidak akan mendapatkan bantuan sama sekali.
Ini adalah tertib muslim, maka da’wah dahulu dijalankan semampu kita, siapapun kita perlu terus mengajak kembali kaum muslimin menjalankan da’wah. Dan para Ulama yang telah dalam usaha da’wah yang telah banyak mendalami perjalanan Nabi Muhammad SAW dan para Shahabat RA memberikan panduan sederhana untuk kita dalam keterlibatan dengan da’wah, tetapi semuanya dalam tertib da’wah.
Perhatikan dengan rombongan philipina itu, saya pribadi menjadi banyak bersyukur karena bertambah mengetahui terhadap usaha da’wah di sana. Ternyata tumbuh dengan pesat, artinya terjadi perubahan pola berpikir kaum muslimin seperti mana di Thailand. Dulu di thailand banyaknya mau perang saja, bahkan antara keluarga saja bisa berperang. Tetapi sekarang di thailand, da’wah saja sudah masuk ke bangkok segala, dan negara lainnya.
Dua negara yang kami perhatikan yaitu Thailand dan Philipina, ketika awal-awal kami ingin banyak mengetahui perubahan besar dalam da’wah mereka. Dan pertama kali kami bertemu dengan rombongan dari Thailand, dan mereka bercerita telah terjadi perubahan besar, bahkan apa yang diminta sekarang menjadi tumbuh di thailand tanpa ada kekerasan.
Artinya jika hal itu terjadi, kemungkin besar di philipina juga akan terjadi perubahan. Obat yang sama akan sama mujarabnya untuk penyakit yang sama di mana-mana. Begitupun juga dengan Indonesia, oleh karena itu dorong lagi dan lagi kaum muslimin lainnya untuk menjalankan usaha da’wah dengan Khuruj dan maqomi.
Insya Allah, obat itu akan sama hasilnya. Dan satu rombongan pernah bercerita melalui afrika, dan rombongan mengislamkan 2 juta orang dan disampaikan di Palestina. Semua orang melihat bukti, maka Allah swt buktikan nushrahnya kepada kaum muslimin yang mengikuti tertibNya.
Seorang pimpinan Mafia di Italia dikejar-kejar, terus masuk bersama rombongan da’wah yang sedang bergerak untuk terhindari dari kejaran polisi Italia. Terbebas dari kejaran, maka terus diikuti rombongan ini sampai akhirnya dia masuk Islam. terus melanjutkan ke IPB 4 bulan, dan selanjutnya kembali ke Italia, maka dia bertemu teman-temannya, dan masuk Islam kurang lebih 2000 temannya.
Ini hidayah Allah swt, sesuai dengan hadist Nabi kita yang mulia, maka itulah tertib. Insya Allah ada hikmah di balik itu semua.
Super Admin berkata,
29 Agustus 2009 @ 4:35 am
masyaallah subhanallah allohu akbar luarbiasa sekali pak haitan targhibnya. jazakumulloh khoiron atas karguzari dan targhibnya…
l
Nuruddin berkata,
30 Agustus 2009 @ 10:59 pm
wahai Polda-Polda seluruh Indonesia !!! Tangkap saja semua orang yang seperti mereka ini, yang keluar gendong kalimat haq kemana-mana. InsyaALLAH dengan ditangkapnya mereka ini jadi asbab hidayah, sehingga polisi2 di negeri ini punya yaqin tentang hari pertemuan… jangan ragu pak polisi… tangkapin saja mereka semua atau jika mereka terlalu banyak, tangkap saja sebagian… insyaALLAH kalau saya sedang khuruj mohon ditangkap pak, karena susah sekali mau masuk dakwah di tempat bapak2 polisi kecuali melalui jalur ditangkap… saya siap InsyaALLAH !!
siddk berkata,
12 November 2009 @ 1:43 am
ya allah istiqomahkan kami dalam usaha nubuwah. amin