JAKARTA - Okezone.com: Penetrasi internet di Indonesia terus mengalami lonjakan, tercatat sebanyak 30 juta orang telah mengakses internet. Kendati demikian, pemasang iklan belum melirik betul media online sebagai lahan yang mumpuni.
Berdasarkan hasil laporan dari Admax Network, yang merupakan jaringan periklanan digital terkemuka bagi situs lokal dan internasional utama di Asia Tenggara menyebutkan, presentase total belanja iklan untuk media online di Indonesia terbilang kecil, hanya sebesar 0,14 persen.
“Di Indonesia, belanja iklan untuk media online termasuk kecil. Hanya 0,14 persen dari total belanja keseluruhan. Padahal di dunia barat, khususnya Eropa belanja iklan melalui internet mencapai 12 persen,” terang Peter Goldsworthy, Techical Advisor Admax Network, saat ditemui okezone di Menara Prima Jakarta, Jumat (13/3/2009).
Meski begitu, pertumbuhan iklan di media online bakal terus meningkat seiring dengan pembangunan infrastuktur di Tanah Air. Lebih lanjut Peter mengungkapkan, kalau tahun 2009 ini akan menjadi titik balik perkembangan iklan di internet. Dia memprediksi akan ada pertumbuhan 20 sampai 30 persen.
Bahkan, menurut pria berdarah Australia Sunda itu, di saat krisis ekonomi yang melanda dunia sekarang, internet terkena dampak yang tidak terlalu signifikan, bahkan kalau boleh dibilang tidak sama sekali. Paslanya, biaya produksi yang dikeluarkan untuk beriklan di internet tidak besar seperti iklan media cetak atau televisi.
Sayangnya, saat ini belum banyak perusahaan yang memahami keuntungan beriklan di internet. Untuk itulah, Admax Network bakal memberikan banyak edukasi bagi pemasang iklan mengenai keuntungan dalam beriklan di core bisnis media ini, yang tergolong masih baru di Indonesia. (srn)
okezone.com okey banget?
Buat anda yang ingin berkonsultasi tentang grammar,vocab, translation
pokoknya apa aja yang anda bingungkan
InsyaAllah saya akan coba membantu sebisanya.
kalo ga bisa ya tanya sama yang lebih ahli.
For more info klik yang ini :






jersey Innocento berkata,
4 November 2009 @ 12:00 am
Hallo Pa’ Peter,
Menurut data AC Nielson memang untuk intrenet sangat menggembirakan, karena naik begitu tinggu, namun kenapa Pemasang Iklan cenderung berhati2 sekali terhadap pemasangan di online?
saya setuju sekali, jika biaya materi iklan di internet jauh lebih murah, namun banyak pula yang beranggapan promo di online tidak menimbulkan feedback. Apakah online itu hanya sekedar ’support promo’ saja, setelah promo di media tradisional sepert media cetak.
mohon saran,
tq